Gemerlap Kirab Obor dan Isak Haru Mewarnai Puncak Perpisahan Tiga Sekolah di Desa Guwa-Guwa
Guwa-guwa Raas – Suasana malam di Desa Guwa-guwa, Kecamatan Raas, mendadak riuh dan penuh kehangatan pada Sabtu malam (Ahad), 13 Juni 2026. Ratusan pasang mata menyaksikan sebuah kolaborasi epik dalam acara puncak perpisahan dan pelepasan siswa akhir tahun ajaran 2025/2026.
Tiga instansi pendidikan—SDN Guwa-guwa I, TK Al-Misbah, dan SMP Islam Al-Misbah—melebur menjadi satu dalam harmoni tema yang sarat makna mendalam: “PESA RAGA SAMBUNG ATE SAKANCA SAKANTE” (Berpisah raga, namun hati tetap terpaut erat antarsahabat).
Kirab Obor dan Kesakralan Muang Sangkal
Acara yang dimulai tepat pukul 19.00 WIB ini diawali dengan pemandangan yang begitu estetis dan ikonik. Cahaya kuning keemasan dari kirab obor tampak mengular, membelah kegelapan malam, mengiringi langkah demi langkah para wisudawan menuju tempat acara.
Suasana haru sekaligus khidmat kian terasa saat para siswa yang lulus hendak menaiki pentas megah. Mereka disambut oleh kibaran gagah dari pasukan bendera dan gerak gemulai Tarian Tradisional Muang Sangkal—sebuah tarian sakral yang tidak hanya berfungsi sebagai penyambut tamu, tetapi juga sebagai simbol doa penolak bala agar langkah anak-anak ini selalu diliputi keberkahan di jenjang berikutnya.
Tahun ini, prosesi pelepasan meluluskan puluhan tunas bangsa, dengan rincian:
TK Al-Misbah: 19 anak
SDN Guwa-guwa I: 23 anak
SMP Islam Al-Misbah: 18 anak
Dari Bintang Pelajar hingga Apresiasi Prestasi
Setelah prosesi inti pelepasan selesai, atmosfer acara berubah menjadi penuh kebanggaan. Tepuk tangan riuh penonton yang tumpah ruah—baik dari kalangan wali murid maupun masyarakat umum—menggema saat panitia mengumumkan penobatan bintang pelajar dan peraih peringkat kelas.
Tidak hanya itu, malam puncak ini juga menjadi ajang penghargaan bagi kontingen sekolah yang telah sukses mengharumkan nama lembaga dengan menjuarai berbagai perlombaan di tingkat kecamatan.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas semua bantuan materi maupun tenaga, serta kekompakan luar biasa dari seluruh wali murid. Tanpa gotong royong kalian, acara semegah ini tidak akan bisa terwujud," ujar Bapak Arifin, Ketua Panitia Acara, dengan nada bergetar penuh syukur saat menyampaikan sambutannya.
Pesan Penting: Karakter di Era Digital
Di tengah kemeriahan, esensi dari pendidikan tetap menjadi hidangan utama. Bapak Budiyanto, S.Pd.I, yang mengemban amanah ganda sebagai Kepala SDN Guwa-guwa I sekaligus Ketua Majelis Pembina Yayasan Mishbahus Shudur (yang menaungi TK dan SMP Islam Al-Misbah), memberikan pesan mendalam dalam sambutannya. Beliau menekankan betapa krusialnya pendidikan karakter di zaman sekarang.
"Era digital berjalan begitu cepat dan tidak bisa kita bendung. Oleh karena itu, membentengi anak dengan karakter yang kuat adalah harga mati. Semua wali murid harus bersinergi dan memberikan dukungan penuh demi masa depan anak-anak kita yang cerdas dan bermartabat," tegas Bapak Budiyanto.
Gayung bersambut, Kepala Desa Guwa-guwa, Bapak H. Sahrani, dalam sambutan penutupnya turut mengamini hal tersebut. Beliau mengajak seluruh warga desa untuk pasang badan mendukung kemajuan pendidikan lokal. "Semua program sekolah harus didukung penuh oleh masyarakat. Ingat, investasi pendidikan ini akan berdampak sangat baik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Guwa-guwa ke depannya," tutur Kepala Desa.
Penutup yang Manis: Buket dan Pelukan Hangat
Sebagai pamungkas acara, panggung megah yang semula formal berubah menjadi panggung penuh kasih sayang. Setelah seluruh rangkaian acara resmi selesai, pihak keluarga terdekat dari para siswa yang lulus dipersilakan naik ke atas pentas secara tertib.
Pemberian buket bunga, cendera mata, hingga pelukan erat penuh air mata bahagia antara orang tua dan anak menjadi pemandangan indah yang menutup malam ahad tersebut. Raga boleh saja melangkah ke jenjang yang berbeda, namun sesuai temanya, hati mereka akan tetap tersambung erat di tanah Guwa-guwa. (Bd.2026*)
.jpeg)

.jpeg)
Posting Komentar untuk "Gemerlap Kirab Obor dan Isak Haru Mewarnai Puncak Perpisahan Tiga Sekolah di Desa Guwa-Guwa"
Posting Komentar